03 November 2008

Produk Motto Dalam Berita

Agar dapat lebih memenuhi keingintahuan konsumen atas kejelasan produk yang kami tawarkan, para konsumen dapat melihat berita yang ada dalam Tabloid Nova, Majalah SWA, dan Majalah Marketing (Januari 2008).
Berikut cuplikan beritanya:
**************************SWA********************************
Memasuki tahun 2003, Budiono melihat bisnis contract manufacturing dalam negeri makin tidak kondusif. Tahun itu juga sedang terjadi perang hot antara dua merek detergen top, Wings dan B29. Keduaya terlibat perang harga dan berlomba menawarkan harga paling miring. Ia malah ditawari seorang pengelola supermarket untuk membuatkan produk sabun dengan harga yang lebih murah dari kedua merek itu. Namun dari situ ia mulai berpikir, kalau dirinya terjebak dalam situasi seperti itu terus-menerus, prospek bisnisnya tak bagus. Bagaimana tidak, ia dipaksa menekan harga dan margin. Alhasil, ia memilih mundur dari tekanan perang harga itu, dengan pertimbangan bila dirinya membuat detergen berharga murah pasti akan mengurangi kualitas, dan ujung-ujungnya konsumen juga yang kecewa.
**************************SWA********************************
Ia mengembangkan ke pasar Amerika Serikat dan Jepang, dan berhasil. Produknya masuk ke pasar AS via 99 Cent Shop dan dua klien supermarket Jepang. Selain dua negara itu, ia juga melempar produknya ke Seychelles, Pacific Island, Korea Utara, Maldives, Papua Nugini, dan Afganistan.
**************************SWA********************************
Rifky Lukmanto, Direktur Operasional PT Budi Raya Tata Prima – perusahaan pemegang lisensi merek-merek Unilever – mengakui pihaknya menggunakan jasa SGM sejak tahun 2005. Ia memilih SGM karena kualitasnya bagus, pengirimannya on time, produknya ramah lingkungan, dan harganya kompetitif dibanding perusahaan toll manufacturer lainnya. Adapun produk yang dipesannya adalah produk untuk merek Sunclean, WC Fresh (desinfektan WC), dan Kiff (pembersih kaca).
**************************NOVA*******************************
...kata Budiono Gondosiswanto Bsc., Direktur Utama PT PT. SGM (Songo Geni Maju), produknya bukan barang ilegal, tetapi sudah mendapat izin dari Depkes,. "Jadi aman digunakan," kata Budiono ketika ditemui di pabriknya di bilangan Gunung Putri, Jawa Barat. Kenapa PT SGM bisa menjual produknya lebih murah? Caranya dengan menekan ongkos produksi. Mulai dari meniadakan kemasan, tak ada iklan dan hingga memotong rantai ditribusi. Dengan cara tersebut, lanjut Budiono, harga pihaknya bisa menjual lebih murah ke konsumen.

No comments: